Hands Up or Stand Up: Abuse and Bullying Prevention

BEBASKAN IMAJINASI MU
September 30, 2016
LEARN 4 IMPORTANT SOFT SKILLS IN LIFE
October 21, 2016

Hands Up or Stand Up: Abuse and Bullying Prevention

Seperti yang kita tahu bahwa di Indonesia ini banyak sekali terjadi kasus bullying baik secara fisik, emosi maupun secara cyber. Sekolah Bina Tunas Bangsa School (Pluit, Jakarta) menaruh perhatian yang sangat besar terhadap isu ini sehingga mereka mengadakan workshop tentang bagaimana cara pencegahan dalam hal bullying dan kekerasan terhadap sesama siswa. Hal ini dinilai sangat serius oleh pihak sekolah dan dibuktikan nya dengan tidak hanya membuat workshop untuk para murid, namun para guru pun dibuatkan sesi terpisah dan diberikan pembekalan dasar dan praktis untuk membuat program anti-bullying di kelas dan lingkungan sekolah.

Workshop untuk guru dan staff yang dihadiri oleh 95 orang ini dikemas secara interaktif dengan menggunakan games, video, role play, group discussion. Seluruh anggota sekolah termasuk administrator juga diajak untuk membuat sistem/kebijakan untuk membantu sekolah mengawasi dan melakukan follow up apabila terjadi kasus bullying di sekolah. Para guru yang merasa sangat terberkati pun memberikan komentar seperti,

“I’m becoming more aware of the issues and reminded to take an initial step to prevent actions to stop bullying” (Blessyl – teacher)

“Thanks very much for the workshop. It is a difficult topic to handle. I would also have appreciated looking at real examples at BTB School and the real BTB School System. Overall it was very interesting and useful.”

(Mr. Blake Hosfield – teacher)

 “Sangat baik, setuju bila sekolah bisa menerapkan sistem yang konsisten”

(Bu Anneke- teacher)

Di sisi lain, workshop bagi para siswa pun tidak kalah hebohnya. Workshop dikemas dengan aktifitas yang menyenangkan. Mereka dibagi berdasarkan usia perkembangan siswa, misalkan untuk kelas 1-5 tim dari Tes Bakat Indonesia membuat role play dari perilaku bullying, sedangkan untuk siswa kelas 6-12 mereka lebih banyak terlibat dalam group discussion.

Di akhir acara para guru dan murid sama sama membuat pledge yang mereka ikrarkan bersama sama. Ini merupakan bentuk komitmen mereka dalam menangani dan bertindak terhadap perilaku bullying yang diharapkan dapat memiliki dampak yang besar bagi perubahan generasi di bangsa ini.

Bagi teman teman yang mungkin pernah mengalami hal ini, ingatlah bahwa kamu tidak sendiri. Ternyata, masih banyak anak di luar sana yang mengalami hal serupa. Dan janganlah memendam nya sendiri. Ceritakan lah kepada keluarga atau teman dekat mu agar kamu bisa mendapatkan bantuan

– Tes Bakat Indonesia –

Leave a Reply