Kata “kerja” menjadi populer sejak Bapak Jokowi Dodo dan Jusuf Kalla dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Jokowi & JK dan kabinetnya antusias bekerja demi membangun Indonesia menjadi negara yang lebih baik. Pada setiap pidatonya pun beliau seringkali menghimbau rakyat untuk ikut bekerja keras. Tanpa kerja keras dari semua pihak perahu Indonesia sulit untuk bergerak maju.

Masyarakat Indonesia tampak antusias menyambut pemimpin baru. Dukungan rakyat pun mulai santer terlihat, salah satunya melalui jejaring sosial. Sejak Kabinet Kerja dibentuk, rakyat tampak menunggu-nunggu hasil dari kepemimpinan Jokowi JK. Banyak sekali harapan-harapan masyarakat yang berhasil dihimpun oleh para jurnalis.

Melihat dinamika seperti itu, saya yang juga termasuk rakyat Indonesia merasa lebih termotivasi untuk berkarya. Karena kita tidak bisa hanya berpangku tangan, menengadahkan kedua tangan menunggu haisil kerja dari pemerintah. Namun kita sebagai warga juga memiliki kewajiban mendukung kerja pemerintah dengan ikut bekerja keras pula. Pertanyaannya adalah, bagaimana cara kia bekerja keras sebagai dukungan aktif terhadap kerja pemerintah?

Masyarakat Indonesia berasal dari banyak sekali latar belakang budaya. Hal ini menciptakan keragaman potensi dan karakter yang terbentuk. Kedua hal ini yang perlu kita berikan perhatian lebih. Coba kita lihat diri kita sekarang, pekerjaan apa yang kita geluti, sebagai pelajar bakat apa yang kita miliki, sebagai mahasiswa sebesar apa passion anda terhadap lmu yang didalami? Mengasah potensi dengan itensif dan konsisten, memupuk sikap kerja yang baik seperti daya juang dalam menghadapi tantangan dan optimis, serta memiliki tujuan hidup merupakan langkah yang tepat untuk mengumpulkan modal bekerja. Setelah itu mulai mulai menciptakan hasil kerja. Hasil kerja bisa berupa ide-ide baru, produktifitas yang lebih baik dari sebelumnya, mengimplementasikan ilmu, dan meraih prestasi terbaik di bidang yang sesuai dengan bakat.

Jika masyarakat sudah mulai menyadari potensi diri,karakter pendukung dan keinginan kerja yang kuat, maka otomatis harapan kita akan terwujudnya Indonesia baru akan lebih cepat terwujud. Sebab tidak hanya pemerintah, atau orang-orang atas saja yang bekerja keras, namun semua lapisan juga turut bekerja. Pemerintah hanya terdiri dari sebagian kecil rakyat Indonesia, tentunya membutuhkan sebagian besar rakyat untuk ikut menggulirkan roda negara. Ibarat sebuah mobil. Supir yang bertindak sebagai penentu arah, mengatur tujuan, dan yang mengakomodir gerak mobil tidak akan bisa menyetir untuk sampai ke tujuan jika semua partisi, onderdil, bagian mobil tidak berfungsi dengan baik.

Selamat bekerja.

Dinda Nocyandri,M.Psi.,Psikolog

November 13, 2014

Kerja Kerja Kerja

Kata “kerja” menjadi populer sejak Bapak Jokowi Dodo dan Jusuf Kalla dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Jokowi & JK dan kabinetnya antusias bekerja demi […]
November 8, 2014

ABCDE to become Champion & Hero

Above Beyond Call Duty Excellent   Bram Soei Ndoen, seorang motivator meracik rumus “ABCDE” agar kita dapat memperoleh keberhasil dalam bekerja. Menurutnya kita perlu bekerja lebih […]
November 5, 2014

Give Impact to Others (a bless or a curse?)

Pernahkah terpikir bahwa pikiran, perilaku , ucapan kita berdampak terhadap orang lain? Sekecil apapun, semua orang pasti pernah menjadi dampak bagi lingkungan sekitarnya. Misalkan tindakan kita […]
October 31, 2014

From No One to Someone

Pekan lalu ketika saya mendengar berita bahwa Indonesia telah kehilangan salah satu aset terbesarnya, Gayatri, saya merasa sangat sedih. Gayatri seorang remaja putri yang memiliki kecerdasan […]