Mendidik Anak Generasi Z

Menerawang lebih jauh : Salah Jurusan
June 28, 2019
Mendidik Anak Lebih Mandiri
Mendidik Anak Lebih Mandiri
August 1, 2019

Mendidik anak Generasi Z

 

Saat ini pasti parents sering mendengar istilah generasi Milenial atau generasi Y di sekitar kita. Kini generasi baru dibawahnya mulai muncul yaitu Generasi Z.

Generasi Z ini dikategorikan untuk mereka anak muda yang lahir pada era 2000-an, artinya saat ini mereka tengah berproses sebagai seorang remaja.

Remaja pada masa pubertasnya, seperti layaknya generasi terdahulunya, memiliki tingkat keingitahuan dan keegoisan yang tinggi, ditambah dengan pesatnya perkembangan teknologi digital di era mereka ini membuat perkembangan mereka perlu mendapat perhatian lebih. Seperti yang kita ketahui, Generasi Z menghabiskan banyak waktu dengan gadget dan mengakses internet. Hal ini banyak mempengaruhi cara berpikir dan produktivitas dari anak.

Nah, sebagai Parents, apa yang bisa kita lakukan untuk mendidik Generasi Z lebih baik dan sesuai dengan perkembangan zaman ini?

 

  1. Buat Komitmen

 

Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap orang membutuhkan alat elektronik (handphone) untuk berkomunikasi, memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan, tugas, bahkan hiburan. Hal inilah yang biasanya dilakukan orang tua baik ditempat kerja ataupun dirumah, para orang tua tidak dapat melepaskan handphone walaupun sudah berada dirumah bersama anknya, sehingga kebersamaan bersama anak dan keluarga tidak dapat maksimal. Jadi, untuk mengantisipsi hal-hal demikian buatlah komitmen antara ayah dan bunda jika setelah berada dirumah usahakan untuk tidak bermain HP dan memegangnya, dan berilah konsekuensi jika adanya pelanggaran.

  1. Bimbing anak saat belajar maupun bermain

Usahakan selalu menemani anak dalam hal belajar, agar orang tua mengetahui seberapa besar perkembangannya, serta jangan lupa selalu menanyakan apa saja yang anak pelajari sewaktu mereka berada di sekolah. Hal ini bisa meningkatkan “bonding” antara Parents dan sang anak dan meminimalisir terlalu banyaknya intensitas aktivitas anak dengan gadget/internet. Tapi, coba sejajarkan posisi kita dengan mereka, contohnya: sesuaikan teknologi saat ini dengan kebutuhan untuk belajar. Saat menemani mereka belajar, stimulasi mereka dengan memberikan materi berupa audio visual melalui gadgetnya agar mereka lebih tergugah dan lebih memaksimalkan pemakaian gadget untuk hal edukatif.

 

  1. Berilah pujian dan tegur anak bila salah

 

Selalu berikan pujian dan tegur anak jika mereka salah. Memberikan pujian adalah bentuk apresiasi dalam hal yang bersifat baik, dan sebaliknya tegur anak jika mereka salah. Jika orang tua melihat anaknya melakukan kesalahan, orang tua harus segera menegurnya dan memberikan nasihat, jangan hanya dibiarkan, karena jika dibiarkan anak merasa bahwa apa yang Ia lakukan itu adalah benar. Namun perlu di ingat bahwa jangan menegur anak dengan marah bahkan dengan kekerasan, tegurlah anak dengan cara yang baik dan halus

 

 

Leave a Reply