Menerawang lebih jauh : Salah Jurusan

Tahu Passion itu PENTING!
June 25, 2019

Menerawang lebih dalam salah satu masalah paling umum di dunia pendidikan saat ini :
Salah Jurusan.

Dari bangku SMA menuju bangku perkuliahan adalah salah satu dari sekian banyaknya jalan dengan berbagai pilihan di kehidupan kita. Sebagian besar masalah yang terjadi sekarang disebabkan karena mungkin adanya terlalu banyak pilihan jurusan dan bisa jadi karena kurangnya rasa niat untuk mencari tahu minat dan bakat yang ada dalam diri masing-masing individu. Salah jurusan itu hanya bisa dirasakan dan disesali ketika kita sudah menjalani dunia perkuliahan. Celakanya, masih banyak yang baru menyadari ketika sudah setengah jalan atau pun sudah berjalan lama melewati dunia perkuliahan.
Sebenarnya, hampir semua orang pernah merasakan kebingungan ketika di perkuliahan. Kita mungkin akan bertanya pada diri sendiri, apakah jurusan yang kita pilih ini sudah benar sesuai dengan target dan kemampuan kita atau kita ada pada jurusan yang salah. Salah jurusan bisa berpengaruh cukup besar bagi tahap selanjutnya, yaitu dunia kerja
Proses pemilihan jurusan pun berbeda beda bagi setiap individu mahasiswa/i. Ada yang masuk jurusan tertentu karena memang suka dengan bidang ilmu tersebut, ada juga yang mungkin terpaksa karena keadaan ekonomi sehingga memilih jurusan yang paling terjangkau, ada yang memilih jurusan yang yang relevan dengan tempat kerjanya, ada juga yang memilih jurusan tertentu karena dipaksa oleh orang tuannya, mungkin ada juga orang yang memilih jurusan tertentu karena nama jurusannya terdengar eksis.

Ada berbagai cara untuk mencegah terjadinya salah jurusan. Beberapa diantaranya :

1. Pahami diri sendiri
Berpikirlah secara jernih dan matang tentang bidang mana yang menjadi passion/minat kalian. Bayangkan ingin jadi seperti apa di masa depan. Jika masih belum bisa menemukannya, berkonsultasilah pada psikolog atau badan konsultasi.

2. Jangan memilih karena didesak
Jika didesak oleh orangtua untuk masuk ke jurusan yang tidak sesuai dengan minat kalian, berusahalah untuk meyakinkan mereka. Pertahankan apa yang kalian inginkan selagi dibicarakan dengan orang tua.

3. Carilah informasi sebanyak-banyaknya
Galilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai jurusan-jurusan yang ada. Pelajarilah apa saja yang terdapat dalam masing-masing jurusan. Kemudian lihat apakah sesuai dengan bidang yang diinginkan.

4. Lihat jauh ke depan mengenai dampak jangka panjangnya.
Jangan hanya melihat keuntungan sementara saja, misalnya karena tempatnya enak, ikut-ikutan teman atau bahkan karena bisa mendapatkan status yang keren. Pikirkan bahwa hal ini menyangkut masa depan kalian dan apa yang bisa diperbuat di masa depan.
5. Lihat fisik dan mental
Fisik dan mental juga merupakan hal yang penting dan berpengaruh. Pilihlah jurusan yang memang sesuai dengan fisik dan mental.
6. Urutkan setiap jurusan kemungkinan yang akan dipilih
Pilihlah alternatif pilihan jurusan, tulislah dan urutkanlah mulai dari bidang yang paling membuka jalan dan minat.

Lalu bagaimana jika sudah di tengah jalan? Hal yang bisa dilakukan adalah cari alternative lain untuk memfasilitasi apa yang menjadi Passion dan kemampuanmu, atau bahkan berpindah jurusan yang sudah dipikirkan. Tidak ada yang salah dengan kita berhenti untuk berwirausaha ataupun berpindah jurusan. Tetapi jangan membuang waktu untuk berpikir terlalu lama. Dan hal yang tidak boleh dilakukan adalah diam dan tidak melakukan apa-apa dan menyalahkan orang dan keadaan. Karena melakukan sesuatu memiliki kemungkinan apa yang dilakukan benar. Ada ucapan yang berkata, “Melakukan banyak hal itu sulit, tapi lebih sulit lagi tidak melakukan apa-apa.” Ucapan tersebut bermaksud jika kita tidak melakukan apa-apa, kita membuang waktu dengan percuma dan akan menyulitkan kita kedepannya. Ucapan ini berlaku juga di dunia mahasiswa yang sedang sibuk-sibuknya. Dengan menerapkan tips-tips diatas, kita semua bisa memilih dan mempertimbangkan jurusan yang pas untuk diambil.

Leave a Reply