People Judge The Book by Its Cover

Bingung Milih Jurusan Kuliah? Inilah yang Terfavorit Bagi Para Pelajar!
May 29, 2019
passion
Apakah Penting Passion Untuk Memilih Jurusan?
June 20, 2019

People Judge The Book by Its Cover

Do people judge a book by its cover? Yes, They do

Pasti kamu tahu dengan pribahasa “Don’t judge the book by its cover”, kan ?

Betul, kita sebagai Subyek tidak boleh asal menilai orang dari fisiknya saja. Tapi coba deh kita balik posisinya sebagai si objek, apa yang membuat orang bisa menilai penampilannya terlebih dahulu ? dan mengapa muncul pribahasa tadi ? Ya, karena saat kita berinteraksi dengan orang lain, hal yang pertama terjadi adalah orang memandang dan menilai secara eksplisit.

Penampilanmu akan menggambarkan seperti apa kepribadianmu sebenarnya. Jika kamu orang yang tidak peduli dengan penampilan dan berpenampilan seenaknya, jangan harap orang tersebut akan menanggapi interaksimu.

Lalu, seperti apa berpenampilan yang baik itu ?

1. Tampil sesuai dengan kepribadianmu

Orang akan lebih menghargai jika kamu tampil sesuai dengan kepribadianmu. Keep humble dan tampilah sesuai dengan kenyamananmu. Jangan menjadi seperti orang lain ! Contohnya, kamu memaksakan memakai jas karena akan berhadapan dengan seorang CEO, padahal tempat pertemuannya adalah di lapangan terbuka (dan ternyata dia hanya memakai kemeja), kebayang kan awkward-nya seperti apa ?. Secara tidak langsung kamu juga akan dianggap orang yang tidak peka dan dibuat-buat. Dengan menampilkan sosok dirimu, kamu juga akan lebih nyaman menjadi diri sendiri.

 

2. Sesuaikan penampilan dengan sekitar

Jangan asal berpenampilan sesuka hati. Kamu harus lihat dulu kamu berada di lingkungan seperti apa atau kepentingan apa. Jika kamu berada dalam situasi yang formal, sesuaikan tampilanmu. Jika tidak, kamu akan dianggap tidak profesional. Kamu akan kehilangan banyak opportunity loh !. Mungkin saja kamu orang yang ­slengean atau seorang rocker sejati. Tapi kamu harus memendam rasa egoismu untuk berpenampilan sehari-hari dalam occasion yang formal misalnya. Tunjukkan bahwa diri kamu adalah sosok yang professional dan menghargai orang yang akan berhadapan denganmu. Dengan begitu, orang lain akan merasa diapresiasi dan tidak enggan untuk berinteraksi denganmu.

 

3. Jangan berlebihan

Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Kamu akan dianggap serakah dan sombong jika berpenampilan berlebihan. Kebayang gak saat kamu bertemu dengan teman yang baru saja kenal, yang menampilkan semua brand hypebeast dari kepala hingga kaki, lengkap dengan aksesoris blink-blink nya ? Pasti kamu agak malas menanggapi kan ?. Atau sesuaikan juga paduan warna pada pakaian, jangan sampai kamu memakai pakaian yang terlalu eye-catching disaat meeting dengan stakeholder. Sesuaikan porsinya dan jadilah diri sendiri adalah hal terpenting.

Leave a Reply